
Bandar Lampung, Gempur.pro – Pemerintah Provinsi Lampung melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) resmi membuka Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Program Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) bagi anak putus sekolah jenjang SMA. Program ini menjadi salah satu langkah pemerintah untuk memperluas akses pendidikan sekaligus menekan angka putus sekolah di Provinsi Lampung.
Pendaftaran SPMB PJJ dibuka mulai 6 hingga 31 Juli 2026. Sasaran program ini adalah anak putus sekolah atau drop out berusia 16–18 tahun yang belum menyelesaikan pendidikan menengah atas.
Dalam pelaksanaannya, peserta akan mengikuti pembelajaran dengan sistem 70 persen daring (online) dan 30 persen tatap muka. Meski menggunakan metode pembelajaran jarak jauh, lulusan program tetap memperoleh ijazah resmi SMA Negeri yang memiliki legalitas sama dengan lulusan sekolah reguler.
Pada tahap pertama, Program PJJ diselenggarakan di empat sekolah, yakni SMAN 2 Bandar Lampung, SMAN 1 Gunung Sugih, SMAN 1 Pagar Dewa, dan SMAN 1 Rawajitu Selatan.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, Thomas Amirico, mengatakan Program Pendidikan Jarak Jauh merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah untuk memberikan kesempatan kedua bagi anak-anak yang sempat berhenti sekolah agar dapat kembali melanjutkan pendidikan.
“Program PJJ hadir untuk mengembalikan anak putus sekolah ke bangku SMA. Kami ingin memastikan setiap anak di Lampung tetap memiliki kesempatan yang sama untuk menyelesaikan pendidikan menengah dan memperoleh ijazah resmi SMA Negeri. Tidak boleh ada anak yang kehilangan masa depan hanya karena pernah putus sekolah,” kata Thomas Amirico.
Ia menjelaskan, model pembelajaran yang fleksibel diharapkan mampu menjangkau peserta didik yang selama ini terkendala faktor ekonomi, pekerjaan, kondisi keluarga, maupun akses ke sekolah.
Berdasarkan data Disdikbud Provinsi Lampung, hingga saat ini masih terdapat sekitar 20.534 anak putus sekolah di seluruh wilayah Lampung. Karena itu, Program PJJ diharapkan menjadi salah satu solusi untuk meningkatkan angka partisipasi sekolah sekaligus memperkuat kualitas sumber daya manusia di daerah.
Masyarakat yang memenuhi persyaratan diimbau segera memanfaatkan kesempatan tersebut dengan mendaftar melalui media sosial resmi Disdikbud Provinsi Lampung maupun sekolah penyelenggara selama masa pendaftaran yang berlangsung hingga 31 Juli 2026.
Program ini diharapkan menjadi pintu bagi ribuan anak di Lampung untuk kembali mengenyam pendidikan dan memperoleh kesempatan yang lebih baik dalam melanjutkan studi maupun memasuki dunia kerja. (Red)




Tidak ada komentar