
Pesawaran (GEMPUR) — Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, Thomas Amirico, memberikan apresiasi tinggi kepada SMAN 1 Tegineneng, Kabupaten Pesawaran, yang berhasil mencatatkan prestasi membanggakan pada Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026.
Sebanyak 99,42 persen lulusan sekolah tersebut dinyatakan lolos ke berbagai perguruan tinggi negeri (PTN), sebuah capaian yang menempatkan SMAN 1 Tegineneng sebagai salah satu sekolah dengan tingkat kelulusan PTN tertinggi di Lampung.
Sebagai bentuk penghargaan atas prestasi tersebut, Thomas secara khusus mengunjungi SMAN 1 Tegineneng pada Selasa (16/6/2026), meskipun saat itu merupakan hari libur.
Dalam kunjungan tersebut, Thomas didampingi Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah II, Rodi Hayani Samsun. Rombongan disambut Kepala SMAN 1 Tegineneng, Meri Juwita, beserta para guru dan tenaga kependidikan.
Menurut Thomas, keberhasilan hampir seluruh lulusan diterima di perguruan tinggi negeri merupakan hasil dari kerja keras yang dilakukan secara konsisten oleh seluruh unsur sekolah.
“Prestasi ini tidak lahir dalam semalam. Ada kerja keras, disiplin, komitmen, dan pengorbanan yang dilakukan kepala sekolah, guru, siswa hingga orang tua. Karena itu kami datang untuk memberikan penghormatan atas capaian luar biasa ini,” ujar Thomas.
Ia menilai prestasi yang diraih SMAN 1 Tegineneng menjadi bukti bahwa sekolah-sekolah di daerah mampu menunjukkan kualitas yang tidak kalah dengan sekolah-sekolah di perkotaan.
Menurutnya, keberhasilan tersebut sekaligus membantah anggapan bahwa akses menuju perguruan tinggi negeri hanya didominasi sekolah unggulan yang berada di pusat kota.
“SMAN 1 Tegineneng membuktikan bahwa sekolah di kabupaten bahkan yang jauh dari pusat pemerintahan mampu bersaing. Ini pesan penting bahwa kualitas pendidikan Lampung tidak hanya tumbuh di kota, tetapi juga berkembang di daerah-daerah,” katanya.
Thomas menegaskan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung terus mendorong pemerataan kualitas pendidikan di seluruh wilayah. Ia memastikan setiap sekolah memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang dan meraih prestasi.
“Kami ingin memastikan tidak ada perbedaan perhatian antara sekolah di kota maupun di daerah. Semua sekolah memiliki kesempatan yang sama untuk maju dan menunjukkan prestasi. SMAN 1 Tegineneng menjadi bukti bahwa sekolah di kabupaten bahkan pelosok Lampung mampu bersaing dan menghasilkan lulusan berkualitas,” tegasnya.
Selain memberikan apresiasi atas keberhasilan sekolah, Thomas juga memanfaatkan kunjungannya untuk meninjau pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2026 yang sedang berlangsung.
Ia mengingatkan seluruh satuan pendidikan agar menjaga integritas dalam proses penerimaan peserta didik baru dan memastikan seluruh tahapan berjalan secara transparan, objektif, serta sesuai dengan aturan yang berlaku.
“SPMB harus berjalan bersih dan transparan. Semua calon murid harus mendapatkan kesempatan yang sama. Jangan sampai ada ruang yang mencederai kepercayaan masyarakat terhadap dunia pendidikan,” ujarnya.
Thomas berharap capaian SMAN 1 Tegineneng dapat menjadi motivasi bagi sekolah-sekolah lain di Lampung untuk terus meningkatkan mutu pendidikan dan memperluas peluang peserta didik melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi negeri.
Menurutnya, prestasi akademik yang diraih sekolah tersebut menunjukkan bahwa kualitas pendidikan tidak ditentukan oleh letak geografis. Dengan kepemimpinan yang baik, budaya belajar yang kuat, serta dukungan seluruh pemangku kepentingan, sekolah di daerah mampu melahirkan lulusan yang berdaya saing tinggi.
Keberhasilan SMAN 1 Tegineneng yang hampir meloloskan seluruh siswanya ke perguruan tinggi negeri menjadi bukti nyata bahwa sekolah-sekolah di kabupaten dan pelosok Lampung mampu mencetak prestasi membanggakan hingga tingkat nasional. Prestasi tersebut sekaligus menjadi inspirasi bagi dunia pendidikan Lampung untuk terus maju dan berkembang secara merata.





Tidak ada komentar